Bagaimana cara mengukur kemiringan atap dengan aman?
Sebaiknya ukur dari dalam loteng jika memungkinkan. Kasau kayu memiliki sudut kemiringan yang sama persis dengan genteng di atasnya, dan Anda bisa berpijak aman di atas balok plafon saat mengukurnya.
Tempelkan HP di sepanjang kasau dengan sisi atas menghadap ke arah puncak atap, lalu ketuk Ukur Kemiringan.
Jangan memanjat ke atas atap luar hanya untuk mengambil ukuran. Atap yang lebih curam dari sekitar 7:12 sangat licin dan berbahaya dipijak tanpa perancah kerja.
Jika loteng tertutup plafon rapat, papan lisplang pada dinding sopi-sopi (gable) memiliki kemiringan yang sama dan bisa dijangkau menggunakan tangga.
Apa arti kemiringan atap 6:12?
Artinya atap naik setinggi 6 unit untuk setiap 12 unit jarak horizontalnya. Kemiringan ini setara dengan sudut 26.6°, atau kelandaian 50%.
Angka 12 adalah standar perbandingan rasio, bukan ukuran fisik mutlak. Rasio ini berlaku untuk satuan meter, inci, maupun sentimeter, asalkan kedua angka memakai satuan yang sama.
Bentang horizontal (run) selalu diukur secara mendatar, bukan mengikuti panjang kasau miring. Itulah sebabnya panjang kasau selalu lebih besar daripada jarak horizontal yang dipayunginya.
Faktor kasau membantu menghitung panjang ini secara instan. Pada rasio 6:12 faktornya adalah 1.118, sehingga bentang mendatar 4 m membutuhkan panjang kasau 4.47 m sebelum ditambah panjang cucuran teritisan.